Monday, September 20

,
Disclaimer, Bukan mau ceritain game gaweng jaman dulu tapi mau ceritain satu kisah di Jepang pada abad ke 15.

Jadi, dulu ada seorang militer Jepang namanya, Shogun Ashikaga Yoshimasa.
Ceritanya dia tiba-tiba gak sengaja jatuhin mangkuk teh favoritnya pemberian dari China.

Yoshimasa langsung mengirim mangkuknya kembali ke China untuk direparasi (ceritanya masih ada sisa garansi).
Tapi setelah diperbaiki, mangkuk kesayangannya malah jadi makin jelek. Cuma ditempelin lem atau selotip gitu.
Yoshimasa kesal dong, dia pun mencari seniman terbaik di Jepang untuk menyambung kembali mangkuknya dengan sesuatu yang lebih indah, bagaimana pun caranya.
Ternyata benar, mangkuk Yoshimasa menjadi lebih cantik dengan menyatukan pecahan-pecahan keramik itu seniman menggunakan suatu perekat yang kemudian diberikan lapisan emas. Dari situlah muncul istilah “kintsugi”— 
kin berarti emas; tsugi berarti menyambungkan. Secara literal artinya adalah meyambungkan dengan emas.

Kintsugi menjadi populer, seni memecahkan suatu barang seperti piring, mangkuk, keramik dengan menyatukan kembali dengan emas. Keretakannya pun tidak boleh ditutup-tutupi, bertujuan untuk mengubah kesan garis rusak itu menjadi lebih indah dan kuat. 

Filosofi Kintsugi juga berhubungan dengan filosofi wabi-sabi, yang bermakna "melihat suatu keindahan dalam sebuah ketidaksempurnaan". 
Kepikiran buat nulis filosofi kintsugi ini berawal dari nonton drakor Individualist Ms Jiyoung
Fyi, aku udah lama gak ngedrakor. 
Setelah sekian lama akhirnya coba nonton lagi karena cuma 2 episode.
Jadi, karakter Na Ji Young yang diperankan oleh Min Hyorin alias biniknya Taeyang disini diceritain seorang individualis yang tidak membutuhkan orang lain dan juga tidak peduli dengan lingkungan sekitar, mirip kayak perannya di Film Sunny. Tipikal Aquarius yang sok cool, cuek, misterius tapi pengen diperhatiin. 
Ngerti gak siih?
pinterest
Ternyata semua itu akibat trauma masa kecilnya sebagai anak korban broken home. Orangtuanya saling menolak untuk mengurusnya. Sejak saat itu, Na Ji Young memutuskan hidup sendiri dan semakin mengasingkan diri dari dunia luar. Dia sering menyalahkan diri sendiri, dia benci segala makhluk hidup. 
Mengurus tumbuhan dan binatang aja dia benci apalagi manusia.
Tapi semua itu berubah sejak kehadiran Park Byeok-so yang memberikan warna baru dalam kehidupannya.

Karakter Park Byeok-so yang diperankan oleh Gong Myung kebalikan dari Na Ji Young. Dia seorang ekstrovert yang gak bisa hidup sendiri. Dia rela ngelakuin apa aja demi mendapatkan atensi dari orang-orang sekitarnya. Karakter Park Byeok-so ini mengingatkanku 
Kaum gak enakan sama orang lain tipikal 
"Yes Man". 
Orang pada liburan Natal, dia malah disuruh nugas, malah nurut lagi.
Ternyata dia punya masa lalu yang gak enak.
Park Byeok So berasal dari panti asuhan dia takut ditinggal keluarga adopsinya itu sebabnya dia jadi penurut dan selalu menghibur dirinya dengan keramaian.
pinterest
Singkat cerita mereka putus. Kehancuran mereka berkaitan sama filosofi kintsugi ini. Mereka hancur dan kembali dipertemukan dititik terbaik menurut takdir.
pinterest
Pribadi yang sudah hancur pun menjadi indah dan lebih bermakna setelah diperbaiki.
Kalau kata Cantika Abigail, "Kita jangan pernah lagi melabeli perasaan senang itu positif dan menangis itu negatif. Kita perlu keduanya dalam menjalani kehidupan sebagai manusia seutuhnya. Semua emosi yang ada penting untuk dirasakan agar hidup kita lebih seimbang".
Filosofi Kintsugi ini bukan cuma tentang patah hati tapi segala bentuk ketidaksempurnaan seperti trauma masa lalu, pekerjaan yang buruk, keluarga yang hancur, atau perlakuan orang lain yang kurang menyenangkan, apapun bentuknya yang membuat kita merasa hancur. Percayalah, itu bukan akhir dari segalanya dan jangan pernah mengatakan sia-sia pada hal yang sudah terjadi. Tidak ada yang sia-sia, segala peristiwa terjadi untuk menguatkan dan mengantarkan kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semua bisa diperbaiki bahkan bisa jadi jauh lebih indah.

________________________________

Reference :




Friday, August 20

,
"Sedangkan dalam sepekan pun ada tujuh hari. Bukan delapan. Bila dibagi, takkan merata. Ada yang mendapatkan tiga dan yang lain empat. Jadi bukan kau saja yang merasa dunia ini tak adil. Semua makhluk di Bumi ini. Merasa bahwa dunia tak adil.
Namun, selama kita mencoba melihat Allah dengan standar manusia, kita takkan bisa melihat keadilan Allah. Jadi.. di mana keadilan Allah? Keadilan Allah terlihat bila kita menerima takdir kita. Bila kita menerima takdir yang sudah Allah suratkan.
Di Alaska.. muslim harus berpuasa 20 jam. Sementara di sini, muslim hanya berpuasa 12 sampai 13 jam. Apa itu adil? Keadilan lebih tampak saat para muslim di Alaska berpuasa selama 20 jam dan mereka bersyukur tanpa mengeluh.
Kenapa mereka berpuasa lebih lama di bandingkan kita di sini? Karena mereka tahu, Nur. Mereka tahu, ada hikmah di balik itu.
Adil juga di mata Allah apabila orang cacat...
menjalani hidup mereka yang berat
dengan rasa syukur
Sama juga dengan orang buta
yang terus hidup di dalam kegelapan
Si buntung yang terus hidup tanpa kakinya
Tetapi mereka bersyukur
Itu akan tetap adil bagi orang miskin, meski rezekinya hanya sepiring nasi.
bila mereka bersyukur tanpa iri kepada orang berpunya...
Lalu, yang kaya sanggup memberikan haknya ke orang miskin
meski tahu, itu tak adil untuk mereka
Selama kita tak menerima bahwa Allah hanya menguji kita,
kita akan terus menyalahkan-Nya karena tak adil.
Tapi, Allah Maha Adil.
Mungkin, di dunia ini, kau susah,
Tapi di akhirat nanti, setelah kau lulus dari ujian ini.
Insya Allah derajatmu pun akan lebih tinggi dari wali.
Asalkan kau ikhlas dengan ujian hidupmu,
Allah itu Maha Adil
Allah berhak melakukan apa saja yang Allah kehendaki.
Itulah keadilan yang sebenarnya.
Kebesaran Nya yang tak tertandingi"

diambil dari "Drama Malaysia 'Nur' di Netflix khususnya episode 7 season 1" Adisty 

*Spoiler Alert

Berawal dari scrolling di quora, ketemu kutipan dialog dari series Malaysia, berjudul NUR.
Tertarik mau nonton karena baca quote yg nyantol dihati. Cerita tentang percintaan Adam (anak seorang ustadz kondang) dengan Nur seorang PSK.
Awal-awal episod agak klise dengan cerita yg mirip drama ala-ala Indosiar.
Mulai perjodohan antara Adam dengan Deeja, 
si Ahmadi menantu Laki-laki yg gila harta, tahta, wanita, sampai masalah makin kompleks saat Adam dan Deeja gagal menikah karena Adam lebih memilih Nur, kakak ipar dan ibu mertua yg gak terima, suami Aishah (Ahmadi) yg begatal dengan Nur, belum lagi di season 2 masuk sang pelakor si Juita yg manipulatif penuh tipu daya. 
Lengkap penderitaan Nur.! Udah kayak Roller Coaster. Capek, emosi, mental breakdance ngikutinya.
Walaupun dibikin emosi dan ikutan nangis sampe pusing tapi jujur banyak pesan moral dari series Nur ini yg aku dapat. Apalagi nasihat-nasihat dari Ayah Adam yg menyejukan hati.
Beberapa quote dari series Nur :
source : twitter

Ayah Adam tak pernah berhenti menasehati istirinya untuk ikhlas menerima Nur, tapi sisi lain Mak Adam merasa berat memaksakan hatinya karena sejatinya memang Allah lah yg mengenggam hati manusia, kita tidak bisa memaksakan kehendak yg tidak bisa kita kontrol seperti hati Mak Adam.
Mak Adam tidak terima Nur sebagai menantunya karena asal-usulnya yg kelam. Tapi Ayah Adam bisa lapang hati menerima Nur. 
"Jangan kerana Allah permudahkan Abang untuk terima Nur, Abang sombong kepada saya. Saya juga sedang mencuba." - Musalmah (Mak Adam)
_______________________________________
source : twitter

Selama hidup, Mona (Mak Nur) selalu anggap Allah tidak adil karena tidak pernah mengabulkan doanya sampai putus asa berharap kepada-Nya. Di akhir hidupnya Mona bersyukur bisa bertemu anaknya (Abang Nur yg telah meninggal) lewat mimpi. 
Mona bertaubat di sisa hidupnya.
Pernah aku baca "sesungguhnya amalan itu tergantung endingnya" 
Mona yg merasa hidupnya hina tapi Allah mengakhiri hidupnya dengan ampunan-Nya. Mona meninggal dalam keadaan mengucap di pangkuan Nur. Allah meringankan lisannya untuk menyebut nama-Nya.

_______________________________________
source : twitter

Doa Nur yg tak pernah putus meminta ampunan dan rahmat-Nya untuk diberi petunjuk atas hidupnya. 
Kata-kata orangtua Adam bikin adem.
"Setengah manusia tak sebertuah kamu, Adam. Setengah manusia Allah beri kesukaran, kehinaan dan ujian hidup yg getir tapi mereka tetap gigih mencari-Nya. Bukankah itu sifat yg mulia, disebalik pekerjaan mereka yg kita keji itu?"
-Ayah Adam

"Sekarang Mak dah faham kenapa Adam pilih kamu. Sebab kamu ikhlas dengan Allah, kamu cintakan Dia bukan atas dosa dan pahala kamu, tapi sebab Dia Tuhan kamu dan kamu perlukan Dia, dan atas izin-Nya, Dia temukan Adam sebagai pembimbing kamu."
-Mak Adam

_______________________________________

Banyak stigma negatif yg kita anggap biasa tapi sebenarnya itu berdampak buruk kalau terus kita biarkan.
Seperti nasehat Adam kepada Mak nya tentang Aishah yg mau bercerai dengan Ahmadi tapi Mak nya takut karena Aishah mandul takut tidak ada laki-laki selain Ahmadi yg bisa terima Aishah.  Adam mengatakan bahwa ada tak adanya anak bukan sebab kita bahagia atau tidaknya dan tidak ada anak bukan berarti aib.
Nasehat Ayah Adam tentang sumbangan untuk pondok dari seorang PSK, Adam tidak mau menerima uangnya karena bersumber dari yg haram, Ayah Adam berkata bahwa uang yg PSK dapatkan itu urusan antara dia dan Allah. Kita tak perlu ikut campur tugas Allah, tugas kita hanya menerima niat baiknya.
Series ini memberikan gambaran bahwa kebaikan ada di mana-mana, bahkan di tempat yang menurut manusia adalah tempat atau pribadi yang “kotor” sekalipun. Sebaliknya, keburukan juga ada di mana-mana, bahkan di tempat dan wujud yg terlihat “suci”.

QS Al-Ankabut ayat 2, menjadi highlight di series ini.

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?

Merasa beriman bukan berarti merasa aman dari ujian. Begitupun yg merasa kotor penuh dosa bukan berarti Allah tidak sayang atau tidak menerima kita sebagai hamba-Nya. Selalu ingat bahwa kasih sayang Allah kepada makhluk-Nya melebihi kasih sayang orangtua ke anaknya. Seburuk dan seberat apapun dosa selagi kita tetap mencari-Nya disitulah letak adil dan kasih sayang-Nya, Dia tumbuhkan rasa bersalah ketika buat dosa tandanya hati kita belum mati dan Dia menginginkan kita untuk kembali kepada-Nya. Semoga kita termasuk orang-orang yg selalu diberikan petunjuk-Nya.

Series ini bagus buat charge iman.
Happy watching..!
Happy friyay..!
keep praying..!

Thursday, June 24

,
Anak ikan (Pisces) biasanya lebih sensitif dan emosional, kadang moody gak karuan, Karakter dan sifat Pisces yang terlihat jelas itu santai, ramah, dan punya rasa simpati yang besar pada sesama. Selain itu, Pisces juga memiliki intuisi yang tajam, daya imajinasi yang tinggi, serta berbakat dalam seni. Namun, cenderung mudah pesimis, suka khawatir berlebihan, dan agak pemalas.
Pisces susah ditebak dan karena sifatnya yang sensitif, maka kaum ikan ini cocok bersanding dengan Cancer, Taurus, dan Capricorn.
"katanya sih gitu"
 
Zodiak emang kadang bisa benar dan salah tapi jangan sampai jadi patokan nasip keberuntungan dan kesialan dalam keseharian hidup atau masa depan kita (Nope) sama kayak ilmu ramal yang gak bisa dipertanggung jawabkan keakuratannya. Just for fun aja.. Jangan sampai syirik.

Tapi ada satu test kepribadian yang bersandar pada teori psikologi untuk mengetahui kepribadian seseorang namanya MBTI. Mungkin udah banyak yang tau, test MBTI (Myer-Briggs Type Indicator) adalah sebuah uji yang pertama kali diperkenalkan oleh Katharine Cook Briggs dan anaknya, Isabel Briggs Myers pada tahun 1942.
Tujuannya adalah agar semua orang dapat memahami dirinya, memudahkan untuk menentukan jurusan kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengannya. 

Selama ini, banyak orang beranggap bahwa hanya ada dua kepribadian di dunia ini, yaitu introvert dan ekstrovert.
Melalui tes MBTI, kita bisa mengetahui bahwa kepribadian ada lebih banyak dari itu. 
Tes MBTI membagi kepribadian seseorang berdasarkan beberapa dikotomi kategori, yaitu 
Introversion (I) vs Extraversion (E)
Intuitive (N) vs Sensory (S)
Thinking (T) vs Feeling (F), dan 
Judging (J) vs Perceiving (P).

Setelah mengikuti test MBTI sebanyak 3 kali dengan hasil yang sama ternyata aku termasuk golongan kaum INFP. 
INFP ini termasuk spesies langka katanya. Pantes aja kadang ngerasa udah kayak alien sangking anehnya.


Ada 2 fakta INFP yang sering aku rasain :

-Kompleks
Idealis, skeptis (melihat banyak kemungkinan terhadap sesuatu), punya prinsip, paling gak suka orang lain meremehkan prinsipnya. Punya banyak pilihan dan kemungkinan yang akhirnya takut salah membuat keputusan. Sering terjebak dengan pikiran yang mendalam, nyantai diluar overthinking didalam. Emotional gampang mewek, Saddest people, bawaannya depressed mulu kalau kata sampipel (orang-orang) kayak orang kurang bersyukur. Padahal emang terlalu kompleks aja dijelasin ama tu makhluk.

-Kontradiktif
Beban gak enakan sama orang. Susah nolak dan bilang tidak. Kadang kalu udah baik, ngikut, nurut sama orang sampai sikapku sering disalah artikan dan kadang ngerasa di "manfaatin" tapi sering melihat orang lain dari sisi baiknya, karena aku percaya orang lain berbuat buruk pasti ada sebab, gak percaya 100% manusia itu penjahat. 
Kadang gak suka diperhatikan tapi kadang sebaliknya. Kadang pendiam kadang rame.
Bisa kekanakan-kanakan ngomongin receh, absurd tapi kadang bisa bijak sampe deep talk bahas nikmat Tuhan, alam semesta sampai teori Darwin dan flat earth pun hayuk. LOL.
Banyak kontradiksi yang dimiliki kaum INFP yang bikin dia sulit dimengerti orang lain bahkan dirinya sendiri pun gak paham.

Test MBTI ini tidak 100% valid/reliable tapi bisa jadi acuan untuk mengetahui kepribadian kita. 
Kepribadian datang dari genetik dan lingkungan, kepribadian juga kompleks banyak yang mempengaruhi. 
Kepribadian bisa berubah-ubah apalagi setelah mengalami QLC (Quarter Life Crisis)
Sempat aku baca di forum Reddit  banyak yang mengatakan "INFP itu sebenarnya ENFP yang lagi depressed aja, soalnya setelah mereka gak depressed mereka akan balik ke ENFP".
Tapi aku ngerasa emang lagi proses pendewasaan aja makanya lebih introvert kalau dulu kan masa remaja lebih fun makanya jiwa ekstrovertnya lebih dominan dulu.
Gak tau deh beberapa bulan atau tahun kedepan coba tes ulang masuk golongan mana lagi?

Situs Test MBTI yang aku gunakan :



Reference :


Monday, June 7

,
Hati-hati penipuan atas nama Shopee.
Kejadian pada tanggal 6 Juni 2021 sekitar habis maghrib aku di telpon melalui wa atas nama shopee dengan nomor +1 (520) 335 - 9772

Awalnya aku di klaim sebagai salah satu pemenang pengguna shopee yang beruntung karena mendapatkan gratis ongkir selama sebulan, lalu aku diarahkan oknum sebut saja (jadah) untuk mengisi form data diri lewat link yang dikirimnya melalui chat wa, sambil mengisi form si jadah bertanya sudah berapa lama menggunakan shopee? metode pembayaran apa yang biasa digunakan? Belanja apa saja di Shopee?
Awalnya aku bingung kenapa nanyak? kan rekam jejaknya ada, tapi tetap aku jawab mungkin cuma basa-basi. (masih postif thinking dan positif kebodohan)
Nah waktu aku ngejawab menggunakan metode pembayaran, ShopeePay/Spaylater, si jadah kembali meng klaim lagi kalau aku menjadi salah satu pemenang dari ShopeePay yang mendapatkan total cashback 2000.000 yang bisa langsung dicairkan melalui rekening ataupun saldo ShopeePay.

Makin hilang lah kesadaranku dengan cash yang disebutkan jadah. Dalam hati kan lumayan 2 jetong cuma-cuma kapan lagi coba. 
Bodohnya aku belum curiga sama sekali, karena bahasa penyampaiannya sangat rapi, dan aku percaya memang aku sebagai pemenang karena pas ketepatan di tanggal 6/6 yang biasanya Shopee selalu mengadakan event-event berhadiah tiap bulannya.
Jadah bertanya lagi apakah aku sudah aktivasi Spinjam? Aku bilang belum
Jadah kembali mengarahkan aku untuk aktivasi Spinjam sebagai rangkaian prosedur untuk pencairan. 
Masih dalam ke T O L O L an akupun meng iyakan lagi dengan dibantunya aku diarahkan untuk aktivasi seperti verifikasi ktp, memasukkan no rekening, dll (aku menggunakan BNIVA)
Alhamdulillah proses aktivasi Spinjam yang aku ajukan tertunda sampai tanggal 10 Juni 2021. Aku masih gak ngerti prosedur Spinjam itu seperti apa, berulang kali aku bertanya ini bukan aku yang pinjam kan mas?
Eh si jadah bilang "engga mbak, ini cuma bagian dari prosedur pencairan, tenang aja aman"
memang gula kali mulut si jadah ni.

Setelah aktivasi Spinjam tertunda, jadah ngirim link lagi nyuruh aku memasukkan kode ShopeePay untuk pencairan melalui ShopeePay.
Jadah bilang "masukkan kode Shopeepay mbak ke form tanpa disebutkan
Baru nyadar sekarang ya iyalah jadah gak ku sebutkan pun kau tau sendiri dari link yang dibagikannya.
Karena Spinjam ku tidak bisa diajukan, jadah menyarankan untuk TopUp ShopeePay lewat atm sebesar 200.000. Aku si longor bertanya "untuk apa mas? saldo ku masih ada sekitar 130 ribuan lagi untuk apa aku ngisi lagi?
"Iya mbak harus mengikuti ketentuan dari shopee, uang yang mbak dapat akan dikenakan biaya admin 10.000, mbak harus transfer dana dari rekening mbak 200.000 untuk pancingan cashback 2 juta nya ke akun shopeePay mbak"
Disini aku masih gak masuk akal apanya yang dipancing?
Tapi emang dasar tolil yaudah ho' oh aja lagi, aku bilang "aku gak punya atm, aku TopUp shopeepay biasanya dari alfamart"
memang dasar jadah lagi-lagi aku manut apa yang dia bilang, untuk pakai atm keluarga secepatnya kalau mau diproses karena waktunya terbatas. 
Singkat cerita aku isi saldo shopePay ku dari atm sepupu 200.000 masih dengan mengikuti tutorial dari si jadah.
Aku cek ShopeePay ku kenapa jadi 0 rupiah?
terus riwayat transaksi kenapa udah di transfer ke no yang gak di kenal. Mati lah langsung sadar kenak tipuuuu. Cek lagi atm nya tidak ada  penambahan saldo 2000.000
Total 334.666 yang diambil jadah jahannam.


Sampai rumah aku ingat-ingat lagi apa yang udah dia suruh, aku teringat dengan Spinjam yang mau di ajukan. Total Saldo Spinjam masih 1.500.000 tapi tidak bisa diproses syukurnya, mungkin karena aktivasi lewat ktp atau rekening virtual account nya bermasalah.

Tapi aku masih wanti-wanti nanti tanggal 10 jangan-jangan langsung terkuras udah keburu jadah ambil. 
Aku langsung ganti no hp, pin ShopeePay, dan password akun. Aku menghubungi pihak Shopee untuk mengajukan pembekuan akun, dan alhamdulillah sudah ditanggapi. Bersyukur gak jadi ubanan dini dah.

Pelajaran buat aku dan semuanya untuk jangan gampang percaya sama nomor yang gak dikenal mau pake nomor prabayar kek apapun itu jangan mau dikibulin, sekarang semuanya serba sulit jadi orang-orang akal sehatnya udah rusak demi dapetin uang dengan segala cara. 
Penipuan yang aku alami termasuk cyber crime karena data ku sudah diretas dan dia memanipulasi akun ku karena kode OTP yang aku kirim.
Paling penting jangan males BACA.! 
Udah jelas Shopee ngingetin jangan kasi ke siapapun kode OTP termasuk Shopee dengan tulisan Capslock.
Ehh si betuah malah ngasi dengan mudahnya ke jadah. 
Link yang jadah bagikan juga link survey pengisian form biasa bukan dari link resmi Shopee. Sadarnya udah kejadian dahlah jadi pelajaran, dan bersyukur nasipku gak separah yang lain. Ada yang berhasil mengambil Spinjam senilai 11 juta, dah jadi membayarlah si korban tiap bulannya selama setahun ditambah bunganya. Apa gak meninggal kalau sempat aku yang kenak.

https://mobile.twitter.com/stzlfhsy


Hati-hati semuanya kalau ada tanda-tanda seperti yang udah aku alami mending cepat-cepat matikan, jangan mudah tergiur dengan kata-kata manisnya malah ngomongnya sok baku lagi, pake ngasih selamat. Emang mau nikahan di selametin. Gitu aja sharingnya, semoga kedepannya bisa lebih berhati-hati.


Monday, April 5

,

Pinterest
Satu kata untuk Summer
Damn it.
500 Days of Summer (2009)
Aku pasti marah dan ngutuk si Summer, kalau aku nonton Film ini 12 tahun yang lalu.
Syukurnya 12 tahun yang lalu, pas umur 12 tahun aku lagi sibuk-sibuknya main patok lele dan semberlang, jadi gak sempat ngutukin si Summer.

Ini film "horror" ke-3 yang aku tonton setelah You're the Apple Of My Eye dan Lalaland.
Di film ini aku sadar Summer tidak sejahat itu, kisah Summer dan Tom termasuk realistis untuk dipahami. Yaa walaupun agak kesel lihat Summer yang terkesan ngasih harapan ke Tom.
Tapi dari awal, Summer udah jelasin ke Tom kalau dia gak mau terikat dalam satu hubungan, dia gak mau merasakan sakit hati dan kehilangan. Dasarnya Tom si bucin mau aja lagi ngejalanin hubungan ala Summer. Tom akhirnya terbunuh oleh ekspektasinya sendiri.

Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari Film 500 Days of Summer

Tidak Semua Cerita Harus Happy Ending

Pinterest
Kebanyakan film yang aku tonton berakhir dengan bahagia. Summer dan Tom tidak berakhir bahagia dengan bersatunya cinta mereka. Summer yang memilih menikahi laki-laki lain sedangkan Tom memilih berdamai dengan dirinya sendiri dengan melupakan Summer.
Sosok Tom mengajarkan kita kalau kebahagiaan dan pilihan seseorang tidak bisa kita atur dan paksakan. Kalau gak bahagia, yaa sudah lepaskan.
Agak klise kalau sekarang mengatakan "cinta tak harus memiliki" tapi Tom melakukan itu.
Tom perlahan meng-ikhlaskan Summer dan mulai menata hidupnya kembali tanpa Summer. Sampai Akhirnya Tom bertemu Autumn dan siap memulai dengan kisah yang baru. 

Satu Selera Belum Tentu Cinta

Pinterest
Seperti kata Rachel Hansen "Just because she likes the same bizzaro crap you do, doesn't mean she's your soulmate"
Seperti Tom dan Summer yang sama-sama penggemar Band The Smiths, menyukai selera musik yang sama, hobi yang sama, tidak menjamin bertahannya suatu hubungan percintaan. 
Bahkan satu zodiak yang sama, tanggal, tahun lahir yang sama, tidak menjamin juga untuk tetap bersama. 
Yaa susah sih kalau gak jodoh mah ada aja yang bikin gak cocok. 
I feel u, Summer

Kepastian, Mimpi

Pinterest
Summer tipikal wanita ambisius yang berani keluar dari zona nyamannya untuk mendapatkan apa yang dia cari dan inginkan. Tapi tidak dengan Tom, yang santai let it flow ikut arusnya aja dia mah yang penting aman. Padahal Tom ada minat dan potensi di bidang Arsitektur, dia malah ber andai-andai dan gak yakin sama dirinya sendiri.
Itu jadi salah satu alasan Summer ninggalin Tom. 
Tom tidak punya mimpi dan tujuan atas hidupnya. Summer merasa tidak yakin hubungannya dengan Tom, perjuangan mendapatkan cintanya summer aja gak cukup. Tom juga harus berjuang atas hidupnya sendiri. Gimanapun perempuan juga butuh lelaki yang punya kepastian dan tujuan atas hidupnya, agar kuat dijadikan tempat bersandar nantinya.
Kalau kata Nam Do San (start-up) "Berlayar tanpa peta tidak masalah asal kau disampingku
Karakter Tom agak mirip sama Nam Do San, bedanya Nam Do San dapat Seo Dal Mi, Tom dapat apes.
 
Takdir

Pinterest
Summer yang awalnya tidak percaya cinta dan tidak mau terikat dengan suatu hubungan, akhirnya malah menikah dengan pria asing yang kebetulan ditemuinya dan akhinya berhasil meyakinkannya.
Mau sekeras apapun pendirian Summer pada akhirnya idealisnya runtuh karena takdirnya sendiri. 
He's the one, dia yang Summer cari, dia yang menyadarkan Summer.
Sementara Tom sekuat apapun usahanya buat dapatin hati Summer kalau bukan takdirnya ya bakalan pisah.
Seenggaknya Tom sudah berusaha dan mencoba menciptakan takdirnya sendiri walau ujungnya patah hati, Tom juga berhak bahagia. Akhirnya Tom bertemu Autumn tanpa sengaja dan dia tidak melewatkan kesempatan untuk saling berkenalan. Tom menyadari hal kesengajaan itu mungkin salah satu takdirnya, seperti pertemuannya dengan Autumn.
Yaa hidup memang seperti itu, kita tidak tau takdir akan membawa kita kemana. 

Itu tadi beberapa pelajaran yang bisa diambil dari film 
500 Days Of Summer.
Ketika patah hati jangan saling menganggap diri kita sebagai "korban" dalam suatu hubungan tersebut. 
Jika kita menyatakan diri kita sebagai "korban" maka kita akan mulai mencari pembenaran dan mengatakan "aku disakiti, aku dikhianati". Seharusnya kita menanyakan pada diri kita, "apa yang sudah aku lakukan?"
Tom patah hati karena ekspektasinya sendiri, dia membayangkan sosok Summer yang bisa membahagiakannya. Akhirnya Tom kecewa dan sakit hati karena realitanya tak seindah ekspektasinya.
Seperti itulah cinta selalu banyak kejutan. Seperti Tom yang tekejut dengan realitanya sendiri.
Pinterest

Goodbye Summer, welcome Autumn..
-Tom Hansen




Thursday, March 18

,
Sadar gak kalau sebenarnya kita diawasi 24 jam oleh sistem dan data. (Ngomong apa sih?)
pinterest
The Social Dilemma
Film Dokumenter oleh Netflix yang menceritakan sisi gelap dari Sosial Media. 
Sisi gelap algoritma yang memanipulasi kita sebagai penggunanya. Membeberkan sisi gelap teknologi internet.
Film ini mengupas beberapa hal yang mengerikan sebagai dampak dari penggunaan Sosial Media, mulai dari pengawasan secara diam-diam terhadap aktivitas penggunanya serta perekaman dengan hati-hati hingga memanipulasi tampilan feed supaya kita tak bisa lepas dari Sosial Media.
Beredarnya informasi bohong (hoax) , interaksi antara individu yang semakin menurun, bagaimana iklan di internet bekerja dan berdampak pada pengaruh kesehatan mental manusia, hal-hal yang berhubungan dengan politik hingga kepentingan negara.
Sangat relate dengan pesta demokrasi 2019, 2 tahun yang lalu masyarakat menjadi terpecah belah oleh berita yang saling menjatuhkan lawan calon Presiden/DPR. Penggiring opini, pengalihan isu, hoax merajarela sampai sekarang.

Film ini disampaikan langsung oleh orang-orang di balik Sosial Media itu sendiri seperti, Tristan Harris, pimpinan dari Center for Humane Technology yang juga mantan desainer Google. Justin Rosenstein, penemu tombol like di Facebook. Tim Kendal, mantan pimpinan di Pinterest, dan Cathy O'Niel, mantan Direktur Monetisasi Facebook.
You never realize you're addicted until you try to quit.
Kamu tidak pernah menyadari bahwa kamu kecanduan sampai kamu mencoba untuk berhenti.
Setelah nonton The Social Dilemma, dan dulu sempat mengikuti beberapa konten/talkshow dari Marissa Anita di Greatmind , aku kembali memutuskan untuk Puasa Sosial Media.

Beberapa tahun yang lalu ketika kuliah, aku pernah coba puasa Sosial Media demi kelancaran pengerjaan skripsi, walau cuma beberapa hari tapi cukup sebagai Dopamine Detox untuk mahasiswa tingkat akhir pada saat itu
Pencapaian sekarang aku berhasil menonaktifkan akun facebook ku hampir 2 tahun.
Aku merasa jauh lebih tenang dan memori otak terasa lebih longgar karena gak mikirin beberapa masalah umat facebook lagi.
Sekarang aku baru 3 hari puasa Sosial Media.
Aku menghapus aplikasi Instagram dan Twitter.
2 aplikasi yang paling besar candunya menurutku.
Hampir setiap hari aku menghabiskan waktu sekitar 5 sampai 7 jam hanya untuk scrolling Instagram dan Twitter. Setiap hari.
For what ? Nothing..

Dulu aku memiliki sifat cukup narsis.
Sifat Narsis sebenarnya ada di semua orang, tapi jika jumlahnya berlebihan, maka akan menjadi yang namanya “Personality Disorder”. Narsisme sebenarnya mencakup hal yang luas, tidak hanya soal suka berfoto dengan gaya macam-macam, tapi merupakan sebuah cara berpikir. 

Beberapa contoh dari orang narsis adalah:
  • Merasa dirinya lebih unggul dari orang lain
  • Ingin selalu dianggap lebih tinggi walaupun tidak ada prestasi
  • Memilik sikap yang sombong dan merendahkan orang lain
  • Terobsesi dengan kecantikan, kesempurnaan dan semacamnya
  • Suka iri terhadap orang lain
  • Melebih-lebihkan diri sendiri

thinkstock
Jadi sebenarnya narsisme itu bukanlah sesuatu hal yang ringan, tapi merupakan sebuah kepribadian yang ada pada setiap manusia yang akan menjadi tidak sehat bila sudah berlebihan. Dan pemutus rantai narsisme tentu saja dengan berhenti atau mengurangi penggunaan Sosial Media itu sendiri.

3 Dampak Negatif Sosial Media
▪️Membandingkan hidup dengan orang lain
Ini sudah sering, tidak dipungkiri pasti selalu ada rasa iri dengan kehidupan orang lain yang diperlihatkan dari Sosial Media mereka.
▪️Menginginkan atensi dan perhatian orang lain
Like is addictive. Ketika posting sesuatu dengan mendapat like/viewers sedikit atau mulai berkurang, perasaan sedih dan khawatir mulai muncul. 
Apa ada yang salah yaa..?
Sampai kapan u let everyone to control yourself. Haa??
▪️Menurunkan produktivitas
Waktu luang yang seharusnya diisi dengan kegiatan yang lebih produktif jadi ketarik sana-sini dengan sajian informasi baik berita "sampah" ataupun "daging". Menguras waktu dan pikiran dengan hal yang tidak mendatangkan manfaat. 

Tidak semua orang menganggap ini suatu masalah
Awalnya aku merasa baik-baik saja, aku menikmati scrolling di berbagai macam platform. Aku terhibur dengan berbagai macam konten yang disajikan, baik foto, video ataupun tulisan. 
Ruginya dimana? 
Aku tidak mengeluarkan uang.
"If you're not paying for the product, you are the product"
Jika kamu tidak membeli produknya maka kamulah produknya.
Sadar gak kalau data kita dimanfaatkan secara bebas dan gratis. Sistem mengerti apa yang kita butuhkan, mereka akan terus merekomendasikan konten, akun yang pernah kita cari atau sukai, sistem merekam jejak kita. 
Fungsinya apa? 
Cuan lah..
Sistem butuh atensi dan waktu kita untuk mereka sisipkan adsense (iklan) disana. 
Kelemahanku menjadi lebih konsumtif dengan iklan yang ditampilkan di Sosial Media. Aku sadar itu gak sehat.
Aku mudah ke triggred.

3 hari ini aku mulai merasa tenang dan damai, otak ku sedikit isirahat dari segala macam sumber informasi.
Perlahan FoMO (Fear of missing out) bisa aku atasi.
FYI : FoMO adalah kecemasan sosial yang berasal dari keyakinan bahwa orang lain mungkin bersenang-senang sementara orang yang mengalami kecemasan itu tidak hadir. Hal ini ditandai dengan keinginan untuk terus terhubung dengan apa yang dilakukan orang lain. Wikipedia

Aku mulai mencoba tidak peduli dengan informasi apa yang aku lewatkan, gosip apa yang lagi hangatnya, scandal apa yang lagi heboh. Aku mencoba untuk tidak peduli. Informasi yang aku tahu adalah informasi yang ada didepan mataku, disekelilingku. 
Kudet.?
It's ok, yang penting sehat dan tenang.

Kembali kepada diri masing-masing, apa yang kita butuhkan dan tidak butuhkan. 
Tidak mungkin juga kita kembali ke zaman batu atau hidup di Goa aja deh biar aman. Gak gitu juga konsepnya.
Seperti dua sisi mata uang. Selalu ada sisi positif dan negatifnya. Tidak dipungkiri Sosial Media juga sangat berguna untuk urusan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari kita. Dengan berbagai macam Platform E-Commerce yang memudahkan dalam proses jual beli. Semuanya ada, cepat dan praktis.
Bagi pegiat Sosial Media seperti Influencer sampai Olshop yang memang pasarnya di Internet, itu bagus dan terus lanjutkan.
Sosial Media berguna bagi orang yang tepat menggunakannya. 
Lagi-lagi kembali kepada diri masing-masing.

Jadi, aku puasa Sosial Media mau sampai kapan?
Coba seminggu dulu, 2 minggu, mungkin sebulan.
Sampai bener-bener tidak merasa ketergantungan lagi. Mungkin seperti makan junk food (indomie, gorengan dll)
Sesekali boleh, asal jangan setiap hari atau sampai jadi makanan pokok. Akan mengundang penyakit.
pinterest

Reference :

Thursday, February 25

,
Back to February for the 24th time
Tidak, tidak, aku belum tua. 
Aku masih muda,sangat muda, kuat dan semangat.

Yaa walaupun kadang merasa jompo
Kamar bau apotik, freshcare dan balsem geliga andalan selalu dibawa.
Terkadang juga sering pikun 
Paling tidak, belum beruban laa

Dua Lusin
I dont know how to say but every february is reminder to me
Seperti alarm yg mencoba mengingatkanku
Bersyukur masih punya kesempatan untuk hidup
Bersyukur sama apa yg sudah dikasih dan belum dikasih oleh Tuhan

Dua Lusin
Masih Terlalu Muda
Nikmati hidup, terus belajar, jangan terburu-buru, santai saja, terkadang hidup menjadi rumit dan sedikit sakit tidak apa-apa karena kamu masih muda. It hurts cause youre young.

Cukup Matang
Sudah seharusnya kamu berlomba dengan pencapain teman sebayamu, keluar dari zona nyamanmu, hadapi tantangan, jangan takut ambil resiko. Its your time take a chance. 

Keduanya benar tapi terkadang the both make me confuse..

Dua lusin
Masih sedikit.
Ibarat gelas hanya cukup dipakai satu atau dua rumah
Tidak cukup dipakai untuk acara hajatan 
(Usah pake gelas, beli aqua ajalah)
Engga gituu.!
Maksudnya banyaknya jumlah tidak menjadi tolak ukur manfaat pada suatu benda. Tergantung dimana posisi penempatan benda tersebut. Gitu gak sih? Aku juga bingung jelasinnya gimana? Wkwkw
The point is age just a number, no matter what, your life is your contribution. Dah gitu aja!


Thank God ❤️

Wednesday, January 27

,
Apa jadinya jika pernikahan beda kewarganegaraan? 
Dengan orang Korea misalnya. 
Kalau aku tentu saja Emak ku pasti senang punya menantu orang Korea, aku pasti jadi kebanggaan keluarga dan tetangga tanpa perlu aku menjadi PNS 😂
Ini kan semisalnya kalau aku, kayaknya Tuhan juga gak mungkin izinkan karena Tuhan udah tahu duluan rencana sombongku 🤣
Oke kali ini aku harus serius karena ini tulisan pertama di tahun 2021, jadi harus bahas sesuatu yang ada isinya.

Back to the topic.
Jadi menurutku pernikahan beda kewarganegaraan gak se indah apa yang ditampakkan terlebih jika sudah memiliki anak. Pernikahan sesama WNI yang jelas-jelas sama bahasa dan budayanya aja masih banyak struggle. Apalagi yang beda kewarganegaraan.

Instagram.com/kimbabfamily.official/
Tapi tidak dengan Kimbab Family.
Pernikahan beda kewarganegaraan antara Appa Jay dari Korea dan Mama Gina dari Bandung Indonesia, membuktikan pernikahan multikultural juga bisa membesarkan anak-anak dengan sangat baik. Aku sampai kagum dengan pola asuh Appa Jay dan Mama Gina terhadap ke-3 anak-anaknya yang masing-masing hanya selisih 2 tahun.

                                                  Suji 8 tahun
Instagram.com/kimbabfamily.official/
                                                  Yunji 6 tahun    
Instagram.com/kimbabfamily.official/
                                                  Jio 4 tahun
Instagram.com/kimbabfamily.official/
Salut dengan cara Mama Gina dan Appa Jay yang mengasuh anak-anak mereka secara bilingual dengan tidak melupakan bahasa ibu masing-masing negara. Kata Mama gina "bicara sama anak-anak dengan tetap menggunakan bahasa ibunya, Indonesia agar lebih sampai maksud dan perasaannya ke anak-anak" Begitupun dengan Appa jay dengan bahasa ibunya, Korea.

Beberapa Tips Parenting Dari Kimbab Family Yang Bisa Kita Contoh

Mandiri
Appa Jay dan Mama Gina mengajarkan Suji, Yunji dan Jio tentang kemandirian sejak dini dengan membiasakan melakukan aktifitas sehari-hari seperti hal sederhana membereskan kamar, merapikan mainan, makan dan mandi sendiri.
Di satu Vlog, Appa Jay dan Mama Gina pernah memberikan tantangan kepada Suji, Yunji dan Jio untuk pergi ke salon sendiri tanpa ditemani orangtua. Mereka pun menerima tantangan tersebut dengan percaya diri. 
Aku sampai kagum melihat Suji sebagai si sulung tidak hanya mandiri tapi dia juga memiliki rasa tanggung jawab kepada ke-dua adiknya, Yunji dan Jio. Melihat perannya sebagai kakak tanpa orangtua disampingnya yang harus menjaga adik-adiknya. 
Appa Jay dan Mama Gina tetap bertugas sebagai pengawas, tentu tidak dilepas begitu saja.
Dengan Membiasakan kemandirian sejak dini
dapat membantu anak memiliki kebiasaan yang baik sampai dewasa nanti.

Game
Appa Jay dan Mama Gina membatasi akses gadget pada anak-anak agar tidak mudah mengaksesnya sesuka hati. Selain itu, Suji, Yunji dan Jio mengetahui kapan waktu menggunakan gadget yang diperbolehkan seperti hari libur.
Appa Jay dan Mama Gina tidak hanya fokus pada pembatasan penggunaan gadget semata.
Appa Jay dan Mama Gina menciptakan kegiatan pengganti yang kreatif seperti bermain ekspresi wajah, menebak rasa makanan dengan mata tertutup, lomba 17-an dan lain lain.
Dengan mengurangi gadget pada anak dapat membantunya membangun keterampilan motorik dengan menikmati beberapa permainan diluar ruangan.

Hukuman
Ketika Suji, Yunji, dan Jio melakukan tindakan diluar aturan atau bertindak nakal, biasanya Mama Gina dan Appa Jay memberikan hukuman dengan menyuruh mereka untuk merenung di dalam kamar.
Memarahi anak disaat emosi mereka sedang naik membuat situasi makin memburuk. Dengan merenung di kamar, anak bisa belajar menenangkan dirinya sendiri, berfikir tentang kesalahannya mengapa orangtuanya bisa marah. Setelah selesai meluapkan emosinya di dalam kamar, Mereka berbicara dengan Appa Jay dan Mama Gina dengan keadaan yang sudah tenang dan mulai meminta maaf.
Cara ini bisa diterapkan untuk mengajarkan anak-anak berintropeksi diri sedari kecil. Agar ketika sudah dewasa nantinya anak bisa dengan mandiri untuk mengatasi permasalahannya.

Adab
ini yang paling buatku kagum sama Appa Jay dan Mama Gina. Mereka berhasil mengajarkan adab dan kesopanan kepada Suji, Yunji dan Jio. Sedari kecil sudah mengerti bagaimana cara bersikap dengan orang yang lebih tua, bahkan seperti Ahjumma penjual makanan dipinggir jalan mereka selalu mengucapkan "terimakasih" ,"selamat bekerja"
Kalau mereka habis berantem selalu bilang "maaf" kemudian saling berpelukan.
Menutup mulut dengan siku ketika bersin.
Hal kecil dan sederhana seperti itu sudah seharusnya ditanam sejak kecil kepada anak-anak. Agar terbiasa berlaku sopan dan beradab ketika dewasa nantinya.

Itu dia beberapa tips parenting dari Kimbab Family yang bisa dicontoh suatu hari nanti ketika sudah bekeluarga.
Menurut Appa Jay dan Mama Gina di sesi QnA soal Parenting di Channel Youtubenya, mereka mendidik ke-3 anaknya sama seperti para orangtua pada umumnya. 
Tapi menurutku Komunikasi antara kedua orangtua itu yang terpenting. Semua harus dibicarakan dan diskusikan seperti Mama Gina yang tidak independen walaupun dia cerdas, seorang mantan sekertaris menteri BUMN, Dahlan Iskan. Dia tetap terlihat seperti seorang ibu dan istri biasa bagi keluarganya tidak lebih dominan dalam mendidik anak-anak. 
Mama Gina tetap saling berbagi tugas kepada Appa Jay. 

Instagram.com/kimbabfamily.official/
Rumah adalah pendidikan pertama bagi anak. Orangtua adalah guru utama bagi anak-anaknya. Makanya, orangtua perlu banyak belajar agar bisa mengasuh anak-anak dengan baik.
Seseorang pernah mengatakan 
"aku lebih takut menjadi seorang ibu daripada menjadi seorang istri. Teori asalku jadi istri itu kayak tinggal ngelanjutin pekerjaan ibu suamiku. 
Contohnya, aku bisa nanya ke ibu apa makanan yang kamu suka dan gak suka, kamu alergi apa, cara apa yang bisa buat kamu betah di rumah, dan hal-hal biasa lainnya. Sisanya tinggal cari tahu sambil jalanin pernikahan. 
Sedangkan menjadi seorang ibu itu kayak dikasih kertas kosong, enggak ada informasi apa-apa, semuanya cari tahu sendiri, mulai sendiri sambil mikir ini salah enggak ya? 
ini benar nggak? Lebih berat."
Absolutely. 
Itu sebabnya menjadi orangtua yang baik itu harus punya Team Work yang kuat untuk membesarkan anak untuk mencapai misi orangtua terhadap tumbuh kembang anak. Karena anak tidak bisa memilih mau dilahirkan dari orangtua mana, tapi kita bisa memilih dan berhak menjadi orangtua yang terbaik bagi anak kita nantinya.