Tuesday, October 1

Quarter Life Crisis

Quarter Life Crisis

Aku belum yakin sih aku udah ngelewatin fase ini 100%.
Tapi emang fase quarter life crisis ini benar-benar bikin semuanya penuh dramatisasi.
Betewe bagi yang belum tau Quarter Life Crisis itu apa,  kalo kata dukun canggih si mbah gugel, artinya Quarter life Crisis itu masa dimana seseorang menuju dewasa yang mempertanyakan hidupnya atau bahasa sederhananya, nge-review ulang hidupnya udah sejauh apa pencapaiannya? apakah hidupnya selama ini emang sesuai dengan kemauannya? kehidupan mendatang seperti apa yang dia inginkan?

Biasanya seseorang yang mulai memasuki fase Quarter Life Crisis itu di rentang usia 25 ke atas. Tapi ada juga yang udah menyadari fase itu di usia memasuki 20 tahun atau kurang dari 20 tahun.
Intinya semua pasti mengalami fase itu.

Kenapa aku bilang fase ini fase dramatisasi?
Karena aku ngerasain gimana ribetnya bergulat dengan pikiran sendiri.
Awalnya aku ngerasain fase dramatisasi ini (Quarter Life Crisis) saat kuliah semester 6 atau 7 sekitar 2 tahun yang lalu. Saat itu aku ngerasa bener2 muak dengan keadaan.
Hidupku penuh dengan andai-andai. "Andai aku hidup menjadi dia" , "Andai aku kaya", Andai aku cantik", "Andai aku pintar" "Andai aku bisa mengulang waktu" dan Andai-Andai yang lain.
Yaa penuh dengan ke-andaian.

Dengan pikiran itu terus menerus, Aku ngerasa diriku udah gak se asik dulu, aku jadi lebih menarik diri dari sahabat dekat. Karena aku ngerasa udah gak se-tipe main sama dia lagi, aku gak punya apa-apa, aku gak berkecukupan seperti dulu. Yaa pikiran ku selalu buruk sama orang lain terlebih sahabat sendiri. Padahal gak ada yang salah sama mereka, kalaupun aku lagi jatuh gak mungkin dia ngejauhin aku karena itu. Aku nya aja yang banyak menyimpulkan pikiran buruk itu. Tapi emang itu yang aku rasakan dulu.
Aku lebih suka ngabisin waktu sama orang yang gak tau apa-apa hidupku gimana, daripada orang yang tau semuanya malah ngasihanin.
Aku gak suka dikasihanin.! Karena aku bisa sedih orang jadi ber-empati sama aku. 
Jadi aku lebih baik menarik diri dari orang terdekat.
Belum lagi ditambah dengan kepergian seorang yang ber arti yang pergi membawa hati tanpa kembali.
Part ini gak perlu di bahas..
Intinya 2 tahun yang lalu hidupku udah kayak sinetron escetepe.
Ntah itu aneh, lebay atau normal tapi emang itu semua yang aku rasain.
Pada saat itu.

Fase Dramatisasi terakhir yang aku rasain itu adalah galau pasca sarjana.
Setahun terakhir ini setelah wisuda, aku kembali bergulat dengan pikiran sendiri.
Mikirin setelah wisuda harus kerja di perusahaan ternama atau paling engga di kantor instansi pemerintahan. Nyatanya gak se kacang yang aku bayangin. Dan mulailah kembali membandingkan hidupku dengan teman seangkatan yang udah kerja. "Kenapa dia keterima sedangkan aku engga?" , "Kalau soal isi, perasaan aku gak bodoh-bodoh amat" ,"Seharusnya perusahaan lebih menguntungkan make orang-orang sepertiku daripada dia.!"
Kalau lagi debat sama pikiran sendiri, wajar dong muji diri sendiri. Sesekali kita juga perlu ngasih Awards ke diri sendiri. Walaupun dominannya lebih sering nyalahin diri sendiri.

Intinya gitu, aku jadi lebih sering bandingin hidup sendiri sama orang lain. Dan aku menyimpulkan untuk bisa kerja di tempat bagus, kuncinya cuma dua.
Pertama harus ada THE POWER OF ORANG DALAM.
Kedua harus punya DUTREX alias Duit.
Jadi kalau waktu zaman sekolah dulu sampai kuliah gak pernah belajar. Kuliah cuma nyarik gelar. Gapapa dong asal kan punya "Dua Kunci" itu. Hmm leh uga.
Emang udah kaidahnya gitu.

Quarter life crisis itu wajar kok penuh dramatisasi. Yang gak wajar itu kalau sampai frustasi.
Dan fase Quarter Life Crisis ini momen yang pas untuk lebih mengenal diri sendiri.
Kadang kita butuh waktu buat sendiri, butuh waktu untuk meng-evaluasi diri.
Kadang, sendiri itu tidak benar-benar sendiri.
kita akan mulai percakapan-percakapan random dengan 'suara' yang berasal dari diri kita sendiri.
keraguan, takut, cinta, benci, rasanya semua ikut berbicara dalam sunyi.
Kata orang, perjalanan terjauh adalah perjalanan mengenal diri sendiri.
aku akan coba,
kamu mau ikut?
barangkali, bukan hanya aku yang jatuh cinta pada 'aku'.
mungkin,
kamu?

Processing...!

1 comment:

  1. "Agen poker terbesar dan terpercaya ARENADOMINO.
    minimal depo dan wd cuma 20 ribu
    dengan 1 userid sudah bisa bermain 9 games
    ayo mampir kemari ke Website Kami ya www.arenadomino.com

    Wa :+855964967353
    Line : arena_01
    WeChat : arenadomino
    Yahoo! : arenadomino"

    ReplyDelete