Babbling Space ║ Ulfatu Wirdah

One Kind Word Can Change Someone's Entire Day

Friday, November 10

Dari Hati Untuk Hati

Tentang segala ketetapan-Nya
(Manusia dan pikiran)

Manusia berubah seiring berjalannya waktu, hati berubah seiring kuatnya gejolak batin yang dilalui, pemikiran berubah seiring banyaknya peristiwa yang dihadapi dan dilewati.
Rasa sedih, senang, luka, canda, tawa, benci, tangis, kecewa, penghianatan, pengharapan,
Dicintai, mencintai, dipuji, dibully, penghakiman dan pembelaan.
It's all about beauty of being human. Dan hanya satu yang dapat menghentikan yaitu KEMATIAN.

Tentang segala ketetapan-Nya
(Rezeki)

Contoh sederhana, seperti jadwal keberangkatan kereta api.
Secepat apapun kita berlari mengejarnya jika sudah waktunya pergi ya pergi. Literally telat satu detik udah didepan pintu kereta, pintu ditutup. Kereta pergi, iya pergi.
Gak peduli mau telat kerja, telat sekolah. Waktunya pergi ya pergi.
Dia sudah terjadwal dan selalu tepat waktu.
Sama halnya dengan rezeki. Mau dikejar sampai ke laut, ke gunung, ke kutub, kalau bukan rezeki kita seujung kuku pun gak akan tersentuh. Makanya Allah paling gak suka kalau ada orang yang seenak jidatnya ambil rezeki orang lain. Itu dzalim namanya dzalimnya luar biasa.
Rezeki sudah teratur sebagaimana kereta sudah dijadwalkan.

Tentang segala ketetapan-Nya
(Jodoh)

Seperti rezeki yang sudah diatur. Jodoh pun tak luput dari kuasa-Nya. Ada yang dekatnya sama kita jadiannya sama yang lain, ada yang pacaran bertahun-tahun tapi nikahnya sama yang lain, dan ada lagi yang lebih sakit, cintanya sama kita nikahnya sama yang lain.
Terus kalau gitu kita bisa apa?
Perjuangin hak kita? Atau malah ngebiarin gitu aja?
Jawabannya satu "ikhtiar". Jika memang tidak bisa dipaksakan maka lepaskan. Bukankah setiap peristiwa yang kita lewati ada hikmahnya??
Baik menurut kita bisa jadi suatu hari menjadi aib bagi kita. Makanya Allah pisahkan dengan cara-Nya.
Perkara jodoh serahkan saja dengan sang maha pengatur.
Mungkin suatu hari kita akan dipertemukan dengan cara-Nya yang indah.
Tugas kita hanya satu, memperbaiki diri menjadi lebih baik, kemudian memenangkan ujian dalam penantian.

Membuat Allah senang dan sayang tidak susahkan?

Happy friyay 😊

No comments:

Post a Comment